Mystic Messenger : 707-Dark Side


Hihip? Hooray! Guess who played it again? Hahaha. Setelah menimbun HG cukup banyak, aku memberanikan diri main game perusak jadwal tidur ini xD tidak lupa, kali ini aku mengambil Deep Route! Cost 80hg and reaaaaally worth it! They are too precious hihihi :3 Sebelumnya aku pernah main rute Yoosung di Casual Route, bisa dilihat di sini.


Sebelumnya aku pernah bilang, Mystic Messenger adalah game berbasis aplikasi chat. Kita berperan sebagai MC yang menggantikan koordinator pesta sebelumnya, Rika, dan bekerja untuk RFA (Rika’s Fundraising Association). Namun, tentu saja bukan hanya itu! Kita harus mendekatkan diri pada setiap anggota dan “mengincar” satu orang untuk kita mainkan rutenya xD

Eh iya, di versi baru ini ada fitur baru, lho! UFO dan Honey Buddha Chips! Pastikan kalian download ya~

Sekarang, aku main Deep Route yang bisa di-unlock dengan 80hg. 

Bedanya Deep Route dengan Casual Route apa?

Deep Route punya alur yang lebih berat dibanding Casual Route. Mereka adalah orang yang terbiasa sendiri dan sama sekali gak mengharapkan orang lain ada di sisinya, bahkan ketika mereka benar-benar kesepian. Sedangkan di Casual Route tokoh-tokohnya lebih terbuka, jadi lebih mudah mendekatinya.

Di Deep Route ini kita milih antara Jumin atau 707. Aku sebetulnya ngincar Jumin, tapi tersesat di 707. Mungkin dia jodohku? Lol. Deep Route ini rawan bad end, kalau kalian pengen ngincar sesuatu (?), bisa liat walktrough di sini.

Kalian tau kenapa aku bisa nyasar ke rute 707? Karena dia itu susah diabaikan! Dia receh banget gustiii adek suka //plak//. Aku juga gak bisa gak ngerasa sakit hati kalau diemin Seven. Apa ini namanya sakit tapi gak berdarah :”)

Deep Route punya prolog yang sama seperti Casual Route, tapi “penjajakan”-nya beda. Jumin baik banget tolong, gap moe-mu mohon dikontrol mas 😦

Hari ke-5 mulai masuk rute dan… Jeng jeng! Muncul foto 707 :””) satu kata buat rute ini : aku rapopo mas :”>


707 atau Luciel Choi adalah seorang hacker dan agen rahasia. Dia bertanggung jawab atas keamanan data-data penting RFA, termasuk keamanan aplikasi chat khusus RFA. 

Dia juga hobi koleksi mobil-mobil mewah, kata dia “This is my way to invest money!” //iya aja deh mas. Bahkan menurut Jumin, mobil-mobil Seven lebih mahal dibanding mobil miliknya! Wow!

Tersesat ke rute 707 ibarat tersesat ke pulau seram tak bertuan. Ya, di rute ini kita masuk ke sisi gelap 707 dan bagiku, dia malah membawaku ke sisi gelap juga.

Kata Seven, jangan percaya pada pribadi orang di chatroom. Ya, emang betul sih, makanya marak penipuan lewat chat.

Rute ini diawali dengan processor 707 yang rusak entah kenapa. Dia malah melakukan hal-hal gak berguna dibanding ngelakuin pekerjaannya. Fase ini betu-betul… Ah :”)

I am literally crying at his route, entah karena Seven atau hal lain, tapi … Pengen peluk Seven :””) pengen Seven betul-betul nyata terus curhat sepuasnya ke dia :”) 

Di rute ini banyak rahasia terbongkar dan aku jadi sebel sendiri ke Yoosung, tapi kurasa aku harus banyak-banyak bersabar. Dibohongi seseorang yang sangat kau percaya itu… Sakit :”D putus asa banget lah.

Kurasa belum ada pelajaran yang bisa kuambil dari rute ini (mengingat aku dan Seven sekarang mencoba kuat bersama), aku ingin membahagiakan dia :”)

Setiap orang punya sisi gelap, bisa jadi kamu tau, bisa jadi kamu gak tau apa-apa. Perasaan diabaikan, tidak berguna, iri, membenci seseorang, akh– sisi gelap itu merepotkan ya?

Aku bersyukur Seven gak berpikiran bodoh sepertiku hahaha. 


[“Terangkanlah hatinya biar gak selingkuh dariku.” -Dazay, 2k16]

Aku main rute ini karena ingin bahagia, eh malah terjun ke dunia gelap. Sadarkan aku mz :”> mungkin aku gak cocok bahagia ehehehe.

Bagi kalian yang mau ambil rute 707, kawal hati kalian agar tidak terpeleset sepertiku :”>

Untuk karakter lainnya, seperti biasa Jumin baik banget. Dia bukan tipe pamrih kalau buat RFa, keren banget :”>

Yoosung… Dia menamparku hahaha andaikan aku bisa sejujur Yoosung, mungkin aku gak akan jadi zombie bulat sekarang.

Jaehee, dia juga jujur, tapi tetap menjaga etikanya. Walau dia sebal sama Jumin dan semua orang tau itu, dia gak akan nyumpahin Jumin yang aneh-aneh dan gak akan pake cara kotor buat mencapai tujuannya. Jaehee ini kakak perempuan yang baik :”)

Zen… Just wtf. Manusia super narsis dengan pikiran yang sangat tidak suci! Zen bilang anggep dia sebagai kakak dan aku memang ngangep dia sebagai kakak xD //zen has brotherzoned by chagiya// Semakin malam omongan Zen semakin gak suci, harus disucikan sama Ishikiri-san. Here’s the proof : 


//UHUKUHUKUHUKHUK

Tapi di akhir-akhir Seven juga ah sudahlah :”> tapi q senang koq :”> //naon

Btw ini… What a review. Kapan-kapan kubenerin deh~

.

.

Defender of Justice,

Kuro.

Iklan

Senpai, daijobu?

Aku memegang tongkat dengan tangan gemetar. Tatapan sang pelempar bola malah membuatku semakin gugup. Sungguh, ini adalah kali pertamaku memukul bola. Sebelumnya mana pernah aku sudi untuk ikut permainan seperti ini. 

Pelempar bola memberikan aba-aba. Aku bisa mendengar kumpulan musuhku terkekeh geli. Sialan sekali. Mungkin kalian belum pernah mendengar kata “jenius”? Mari kuperdengarkan! 

“Zero!” 

Bola meluncur setelah seruan kencang pelempar bola. Aku berusaha konsentrasi pada satu titik, tapi oh kenapa bolanya sangat kencang? Mataku mulai berkunang dan kehilangan fokus. Takut kehilangan kesempatan, aku mengayun tongkat sekuat tenaga–

BRUK!

Badanku jatuh ke pelukan bumi sekencang-kencangnya. Apa ini? Kenapa dunia begitu jahat?

Di tengah menurunnya kesadaranku, aku melihat wajah Minami-senpai yang seperti malaikat–dengan kening yang memar. Ia menepuk pipiku berkali-kali, bertanya apa aku baik-baik saja.

Apa aku sudah mati, sampai-sampai membayangkan ketampanan Minami-senpai ternoda oleh benjol nista surgawi?

•••

“Matsuoka-san! Matsuoka-san!” Minami dengan tanggap menggendong Rin Matsuoka yang terjatuh dan membawanya ke ruang kesehatan.

“Senpai, biar aku saja. Dahimu–”

Minami tersenyum. “Tidak apa-apa, sekalian saja.”

Setelah Minami pergi, anak gadis berkumpul dan berbisik kencang. “Hei, Minami-senpai itu sangat keren ya! Bahkan memar saja terlihat seksi di dahinya!”

“Ehem!” Anak laki-laki yang sebal menatap mereka tajam. Aura hitam menguar dari tubuh mereka.

“Yah, jadi tampan itu memang sulit sih ya, hahaha!” cuitan anak gadis tersebut malah membuat mereka semakin geram.

•••

“Urgh… AW!”

Setelah menggeliat, rasa sakit menjalar dari punggung dan bokongku. Argh, sial. Aku lupa kalau tadi aku jatuh dengan indahnya.

“Oh, kau sudah bangun?”

Mendengar suara yang sangat familiar, aku mencoba duduk. Mataku membulat ketika tau bahwa itu bukan ilusi. “Mi-minami-senpai! A-aku–”

Minami-senpai tersenyum manis. “Kau tidak apa-apa, kan?”

Ditatap seperti itu, aku mengalihkan pandanganku. Tak sengaja, aku melihat dahinya. Aku segera menunduk. “Maafkan aku, senpai…”

“Kenapa?” Saat mengangkat sebelah alisnya, ia pun menyadari. “Oh ini. Tidak apa-apa kok. Jangan khawatir, aku baik-baik saja.”

“Ta-tapi senpai….”

“Tidak apa-apa.” Minami-senpai mengacak rambutku, membuat wajahku memerah.

“Terima kasih,”
Jantungku berdetak kencang. Aku terus menunduk, tidak berani menampakkan wajahku yang merah seperti kepiting rebus.
Ah senpai, jangan membuatku jatuh lebih dalam untukmu!
[END]

•kurokuro, 26 Oktober 2016, 16.00•

Copyright (c) 2016. KAZE Kurumi. Senpai, daijobu?

•••

Ini … apa ya? Pokoknya, tulisan ini supposed to be romantic-comedy, tapi aku akui ngawur kebangetan. Bikinnya cuma beberapa menit dengan pikiran seadanya, idenya juga mendadak.

Ini semua karena seorang senpai (she’s a girl) menceritakan pengalamannya bermain softball. Dia akhirnya bikin cerpen then I also kind of inspired, jadilah coretan ini. Support her on Wattpad, ok!

Regards,

Kuro.

Mystic Messenger : Kim Yoosung

[UPDATED]

Yahoo! Semingguan ini aku lagi suka sama otome game penuh manusia tampan berbasis messenger, Mystic Messenger. Developed by Cheritz, dari Korea. Jadi jangan kaget pas denger suaranya khas oppa-oppa ganteng 😂

Cubit Pangeran Han! :3

Aku gak begitu ngerti Korea, tapi feelnya tetap dapet kok. Pilih opsi english dan kau akan baik-baik saja … setidaknya. Fitur yang kusuka dari game ini, real-time dan ada stiker chat unyu xD kuharap mereka bakal upload ke Line, pengen stikernyaaa. Apalagi stiker Zen yang “chagiyaaaa~” [chagiya : my darling~]. 

Karakternya ada 8, dengan 5 rute yang bisa dipilih. Rute Kim Yoosung, Zen (Ryu Hyun), dan Kang Jaehee [Free], lalu rute Han Jumin dan 707 (Choi Luciel) [Paid].

Fitur game. Avatar dari kiri ke kanan : Jumin, Zen, Seven, Yoosung, Jaehee

[Aku masuk rute Yoosung, yeay!]

Karakter sampingan sampai saat ini : Rika (Yoosung’s cousin), deceased), V (Rika’s ex-boyfriend), and Unknown (related to Rika).

Di kisah ini kita akan mendalami tokoh-tokoh yang ada, juga mengetahui siapa Rika yang sesungguhnya. Eh iya, jangan lupa unknown. Kita juga harus merancang pesta amal dan mengundang orang sebanyak-banyaknya.

Orang-orang di sini juga agak mencurigakan, awal-awal aku ngerasa aneh, tapi lama-lama aku ketawa, haha.

Rute ditentukan setelah 4 hari bermain, dilihat dari banyaknya hati yang kalian dapatkan :3 Jangan lupa, chat di game ini realtime. Mereka juga bisa menelpon sewaktu-waktu, waspadalah!

[telponannya asik lho, apalagi mereka suka manggil “chagi” atau “chagiya” 😳]

Sekarang, aku mau berbicara soal Yoosung. Bakal ada spoiler (pastinya), kalau gak suka tutup aja halaman ini, haha.

•••

Kim Yoosung Character Sheet

Kim Yoosung, mahasiswa SKY University. Di awal-awal kita disuguhkan kepribadian dia yang agak childish dan ya ampun! Dia kecanduan game!

Sebagai keluarga Rika, Yoosung terguncang dengan kematian Rika. Ia membenci V yang seakan mengabaikan segalanya sejak Rika meninggal. Ia juga tidak memercayai V.

Yoosung anak yang bully-able. Dia polos dan naif, haha. Dia juga emosional. Makanya Seven, Zen, dan Jumin sering ngerjain dia. Apalagi Seven, dia terlalu kejam 😂

Awal-awal aku gak terlalu suka sama dia, aku menganggap dia adik (walau dia lebih tua, lol). Aku berharap dapat rute Zen (bless those spoilers), tapi aku malah berjodoh dengan Yoosung.

Sempat menyesal, tapi kurasa rute Yoosung menyenangkan. Yoosung mencari orang yang peduli padanya dan ia selalu ingin diperhatikan. Bukan berarti egois, karena dia juga sering berkorban.

Hari ini aku dapat rute Yoosung dan fakta-fakta tentang Yoosung menohokku.

Aku tau kenapa aku dapat rute Yoosung.

Aku tau kenapa aku merasa tidak mungkin menjalin hubungan romantis dengannya.

Yoosung, dia … mirip aku.

Kami mirip.

Dan nasihat-nasihat Mbah Juminten juga Kang Jahe benar-benar menohokku.

Aku seolah-olah ingin agar Yoosung tidak berakhir sepertiku. Yoyo-ku… Sini kita berpelukan 😖

Sekarang, dia jadi tokoh yang ingin kubahagiakan, aku ingin dia sukses dan bahagia.

Aku mencintainya seperti aku mencintai Zen, Seven, Jumin.

Dan kerasa hubungan romantis dengannya boleh juga. Setekah telponan hari ini, aku sadar dia cowok juga HAHAHA.

Yoosung-ah~ sini kuterkam //plak.

Yoosung harus bahagiaaa!

•••

[UPDATED]

Guess what? I finish his route! YOOSUNG IM HERE FOR YAAAA 


Good thing here, this is good ending xD Yoosung kiss me and… Omg he is supercute. Cinnamon roll ;A;

spoiler : he looks like oliver Vocaloid in the end xD but I love him anyway HAHA. Kajima chagiya~

I don’t know if I could stand Jumin or Luciel’s route bcs their route contain more feels the Yoosung’s.

Hiks :”)

Come here my cinnamon roll~ you are still cuie till the end~

•••

Ps. Aku mau coba semua rute, haha.

Salam,

Kuro.

Ikanaide – Don’t Go Away (yet)

Ikanaide | cr : DeniUsagine.dA

It’s nothing, I thought to myself

The truth is, I want to stop those footsteps for a moment,

But you’re gliding forward with such quick steps

That I simply watch

On the last train, you board, leaving me behind,

Gliding away. Slowly, the ground slides away.

Don’t cry. Don’t cry.

But the truth is, I want to say out loud,

[Don’t go.]

Don’t cry. Don’t cry.

But the truth is, I want to say it out loud,

[Don’t cry.]

lyrics from vocaloid.wikia

Just like others, I’m afraid of parting ways. I keep imagining how come if this is or last encounter?

It makes me hurt to think,

It makes me hurt to feels…

I’m just all alone.

And I think, this song just got it right.

Crap, I try to cover this song and try for likely ten times but still no good. My crappy voice, suddenly sneezing, a screaming sound, broken utensils, tom and jerry sfx sound, etc. Lame.

From all version, I love mafumafu’s version most! It’s amazing omg his soft voice makes me want to hug him tightly *virtual hug*. But, there are still another amazing covers out there, you should check it out on YouTube. As example, Soraru-san :3 //baper//

Lagu galau dinyanyiin utaite ganteng emang suka bikin baper //akh–

From a little panda who longing her soulmate,

Kuro.

 

 

 

[Reaction] A Heartless Dog

This is my post of reaction—fangirling—of a short-story from Asagiri Kafka, A Heartless Dog.

Bisa dibilang, ini cerita flashback dari Bungou Stray Dogs (silakan cari sendiri). Berkisah pertemuan pertama antara Akutagawa Ryuunosuke dan Dazai Osamu. Seru, beneran! Kalian bisa baca terjemahannya di chapter 24.5 Bungou Stray Dogs. Silakan cari sendiri sumbernya, fufufu.

Seperti yang kalian tebak, saya tidak akan memberi ceritanya di sini. TIDAK AKAN. Yha, mungkin hanya sekilas cerita dengan bahasaku sendiri. Sudah kubilang hanya “reaction”, jadi ini unek-unekku saja. Bagi yang belum baca, berhati-hatilah.

WARNING! SPOILER BERTEBARAN, UMPATAN, DAN FANGIRL FEELS ( a bit fujoshi’s feels too).

•••

Bagi yang sudah nonton Bungou Stray Dogs season 1 (baru saja tamat) pasti bertanya-tanya. Masa lalu Dazai bagaimana? Hubungannya sama Akutagawa apa? Kenapa Akutagawa begitu membenci Atsushi? Lalu yang benar-benar mau kutekankan,

Sedalam apa perasaan Akutagawa pada Dazai?

Seperti yang kalian tau, Akutagawa marah besar ketika Dazai bilang, 

“Kemampuanmu benar-benar payah. Bahkan, bawahanku yang baru lebih berbakat daripada kau.”

Dalam hal ini, bawahan Dazai yang baru ialah Nakajima Atsushi. Akutagawa punya niat membunuh yang besar untuk Atsushi. Saat pertarungannya pun, bayangan Dazai muncul. Muncul juga kilas balik saat Akutagawa dilatih oleh Dazai.

“Kenapa harus manusia harimau itu? Dia bahkan tidak tau cara menggunakan kekuatannya!”

Akutagawa berkali-kali menegaskan secara tidak langsung bahwa dia lebih layak ada di samping Dazai dibanding Atsushi!

Akutagawa juga marah besar pada Dazai ketika dia tiba-tiba kabur dari misi, meninggalkan mafia, dan kembali sebagai musuh.

Sesuatu yang kutangkap dari Akutahawa tentang Dazai ialah, 

“DAZAI-SAN! AKU SUDAH BERUBAH! AKU MENJADI LEBIH KUAT! APA AKU SUDAH MEMBUATMU BANGGA?”

And indeed, Akutagawa benar-benar menghormati Dazai sebagai mentornya, sebagai atasannya, walau Dazai sepertinya tidak peduli sama sekali, walau Dazai sesadis itu memberinya neraka, walau Dazai telah mengkhianati Port Mafia.

Back to their first encounter, pertemuan mereka ini bisa dibilang manis untuk ukuran mafia, Dazai, dan Akutagawa. Dari sini, kalian akan mengerti perasaan Akutagawa yang sesungguhnya dan gagal membenci tokoh antagonis satu itu.

Akutagawa deserves more love from you, especially Dazai. Eventough in newest chapter, Dazai has acknowledged Akutagawa a bit more.

A Heartless Dog dibuka dengan masa lalu Akutagawa sebelum “dipungut” Dazai, hidup di jalanan sebagai gelandangan. Makan pun susah, cuma remah-remah yang nemu dekat tong sampah.

Akutagawa hidup bersama adiknya dan beberapa gelandangan lain di lingkungan kumuh yang tidak layak huni. Sejak kecil, Akutagawa memang dingin, tidak memiliki emosi, dan kejam. Sekejam itu sampai ia rela membunuh orang yang mengganggunya.

Akutagawa sering memutus pipa orang yang mencuri makanan anak-anak jalanan. Musuh-musuhnya seringkali ditemukan dengan temggorokan terputus. Sungguh sadis untuk seumurannya.

Kemampuannya untuk mengubah bentuk pakaian sesuka hati, Rashomon, benar-benar memfasilitasi haus darahnya. Teman-temannya pun ketakutan setiap kali melihat Akutagawa. Dia memang bocah yang ditakuti.

Hingga suatu hari, sekelompok tentara membunuh semua teman-temannya untuk menutup mulut. Menyisakan Akutagawa yang penuh dendam. Untuk pertamakalinya, ia merasakan sesuatu. Marah. Akutagawa berniat balas dendam untuk mereka, bahkan ia merencanakan skenario pembunuhan yang tersadis yang dapat dilakukan seorang bocah.

Akutagawa mengikuti pasukan tersebut hingga ke sebuah hutan. Ia melangkah sembunyi-sembunyi dan berhati-hati. Ia tau siapa tentara itu. Port Mafia. Teman-temannya dibunuh karen mengetahui sebuah transaksi rahasia mereka. Seorang bocah yang menghadapi Port Mafia, tentu harus berhati-hati.

Beberapa saat Akutagawa menyusun rencana, ia keluar dari persembunyian untuk menyerang. Namun, ia tercengang. Pasukan yang diincarnya tidak ada.

Di sana hanya ada seorang bocah yang seumuran dengannya dengan pakaian serba hitam dan perban di tubuhnya. Rambutnya kusut dan ada perban melintas di sana. Mata merah kecoklatannya menampakan kebosanan akan dunia, sekaligus sesuatu yang membuatmu bergidik.

Ia sempat terpesona beberapa saat, hingga suara bocah itu memecah keheningan.

“Malam yang indah, ya,” ujarnya.

Akutagawa bergeser selangkah, lalu membeku. Bukan, bukan karena ia sudah ketahuan, melainkan karena ia kakinya menabrak mayat. Di sekitarnya, 6 mayat dari orang-orang yang diincarnya. Mereka semua tewas mengenaskan. Ia menatap sekeliling, hanya ada bocah itu.

Tapi, bocah itu tidak bersenjata. Tangannya pun bersih. Senjata pasukan tersebut ada pada tempatnya, tidak dicuri. Bagaimana bocah itu…

Dia iblis. 

“Kenalan yuk! Namaku Dazai, Dazai Osamu dari Port Mafia.”

Sebuah kenyataan menamparnya. Dazai. Siapa yang tidak tau dia? Iblis jenius dari Port Mafia. Kejam. Dia tidak akan memberi ampun pada siapa pun yang menghalanginya. Ia terlihat kalem, tapi sadis di saat yang sama. Dazai Osamu, orang paling ditakuti di seluruh Yokohama.

“A-aku–”

“Akutagawa-kun, kan? Aku tau. Aku menunggumu sejak tadi.”

Akutagawa terdiam. Ada apa ini? Menungguku? Jadi, dia tau aku akan balas dendam pada Port Mafia? Tapi kenapa dia membunuh anggotanya sendiri? Bagaimana cara ia membunuhnya?

“Kau tau, aku baru saja naik pangkat. Mereka mengangkatku sebagai eksekutif mafia, memberiku tugas menyebalkan dengan sengaja.”

Apa? Eksekutif? Bagainana bisa seseorang yang bahkan belum cukup umur untuk minum, menjadi eksekutif mafia?

“Tapi, ada untungnya juga sih,” lanjut Dazai. “Sebagai eksekutif, aku bisa menyingkirkan bawahan mana pun yang kumau.”

Pertanyaan Akutagawa belum terjawab. “Bagaimna kau membunuh mereka?”

Dazai tersenyum tipis. “Aku hanya membuat sedikit kekacauan.”

Sedikit dia bilang? Iblis!

“Ini hadiah, lho. Karena kurasa kau tidak suka diberi uang atau jabatan, jadi ini hadiah dariku. Kupikir kau akan suka.”

Akutagawa merinding. Ia tau sesuatu akan terjadi. Jangan dengarkan, Akutagawa! Dia ini iblis! Perkataan iblis tidak seharusnya kau dengar–

“Aku mengajakmu bergabung dengan Port Mafia.”

Akutagawa segera mengambil langkah cepat untuk menjauh. Ia menghadapi Dazai, menyiapkan kekuatannya. Rashomon!

Bajunya berubah menjadi pisau panjang yang melesat untuk menusuk leher ‘pemuda’ itu.

Namun, pemuda itu diam. Ekspresinya tidak berubah, tetap tenang. Pisau itu langsung hilang ketika menyentuh lehernya. Padahal Akutagawa yakin, serangan itu akan membunuh Dazai.

“Gak buruk-buruk amat,” ujarnya santai.

Seketika, Akutgawa tau. Dazai telah mengira ini akan terjadi. Dazai tau ia akan menyerangnya. Dia benar-benar seorang eksekutif mafia. Menyeramkan.

“Aku tidak akan membunuhmu. Sekalipun kau menolak, aku akan memberimu uang untuk pemakaman teman-temanmu serta memastikan kau dan adikmu hidup layak.”

Suara Dazai tetap tenang, namun dalam.

“Jika kau menerima … aku akan mengabulkan permintaanmu dan memberi apapun yang kau mau. Tapi, jalannya tidak mudah. Aku tidak berniat lembut padamu, kau akan merasakan neraka hingga kau merindukan masa-masa gelandanganmu.”

Mata Dazai begitu dalam, Akutagawa tenggelam di dalamnya. Akutagawa yakin, Dazai mengetahui apa yang ia pikirkan dan apa yang akan ia katakan.

“Kau punya keinginan, ya?”

Pertanyaan Dazai menyentuh hatinya. Ia pun mengutarakan apa yang selama ini ia inginkan.

“Aku ingin mengetahui … untuk apa aku hidup.”

Dazai tersenyum tipis. “Aku akan memberikannya.”

Perkataan Dazai kali ini menyentuh perasaannya. Akutagawa merasakan perasaan baru, emosi baru selain kemarahan.

Rasa hormat.

Ia benar-benar menghormati Dazai sebagai mentornya, sebagai gurunya. Dazai sebagai iblis dan dewa, sekaligus mentor dan guru.

“Jadi, apa keputusanmu?” tanya Dazai.

Akutagawa menjawab dalam diam. Ia menatap langit malam yang begitu luas, mendoakan teman-temannya yang tidak sempat mendapatkan mentor dan guru seperti dirinya, tidak sempat tahu apa arti hidupnya.

“Pilihan tepat.” Dazai tersenyum.

Dazai melangkah, mendekati Akutagawa. Ia melepas jas hitamnya, lalu memasangkannya pada bahu Akutagawa yang rapuh.

Hari itu adalah lahirnya Akutagawa Ryuunosuke, iblis mafia pelabuhan yang ditakuti seluruh Yokohama.
//——–YAK! CUT!

How the hell I end up tell you the whole story?

Their first encounter start with “A lovely night, right?” It just so sweet!

Aku membayangkan Dazai dengan senyum unyunya berlagak polos dan inosen di depan Akutagawa, layaknya bocah teman main. Maniiis :3

DAN KENAPA MEREKA JADI CURHAT COLONGAN HUHUHU :”) their bonding was so deep. I wonder how Akutagawa feels when Dazai betrayed him, suddenly aborted his mission.

Aku merasa Dazai seperti dapat teman main baru, begitu pun Akutagawa. Ia bertemu seseorang yang menyelamatkannya. Akutagawa betul-betul polos.Dia cuma anak kecil yang tidak mendapat kasih sayang.

Adegan terakhirnya pun AAAAARGH KUHARAP ADEGAN ITU MENDAPAT ADAPTASI! The sweetest scene of Akutagawa and Dazai! How I love this scene huhuhu :”)

Soon, Akutagawa akan mendapat arti kehidupannya. Akutagawa yang menghormati Dazai sepenuh hati, walau Dazai segitu kejam dan sadisnya.

Aku hanya berharap, Akutagawa mengerti alasan Dazai pergi dari mafia.

Akh–baper :””) AKUTAGAWA SINI PELUK DULUUUU //suntrung Dazai//

Dazai’s complex of Akutagawa is real. Later, when he fight Nathan from The Guild, you’ll see how he risk himself and craving for Dazai’s acknowledgement.

If you read a spin-off comic, Bungou Stray Dogs Wan!, you’ll see the cuteness of Akutagawa 😎✨

  
Kuharap kalian mengerti perasaan Akutagawa sekarang :””) Dia dan Atsushi sama kok, hanya Atsushi lebih beruntung karena ketemu Dazai versi baik dan versi tobatnya. 

Baperin tokoh-tokoh BSD emang gak ada habisnya. Later, I’ll send you another reaction, huhu.

All of these interesting charactes not enough just 12 episode of anime!
Ps. If you looking for english translation or anything to feed your craving soul for BSD, .tumblr has much of it.

Pss. This is my own translation. I mean, ini terjemahan bebas Inggris-Indonesiaku. Aku terjemahin ini sendiri, jadi tolong kasih kredit kalau mau pakai.

Thanks to :

1. Asagiri Kafka, Kanaineko, and Harukawa35 for creating such amazing characters, manga, and stories.

2. Easy Going Scans for scans and translation.

3. Courage-a-word-of-justice @ tumblr for Bungou Stray Dogs Wan! translation.

3. Someone who constantly tormented by me, who share fangirl feels together, my partner in fangirl crime, you’re the best and my best!

Salam baper!
Kuro.