Feel


Aku benci menjadi perasa. Memang, dengan begitu kita bisa lebih memahami orang atau apapun. Tapi masalah muncul jika kau hanya peka pada “perasaan benci”, lalu hal itu membuatmu punya perasaan benci pada dirimu sendiri. Seluruh semesta pun membencimu.

Menjadi perasa, aku malah memikirkan perasaan banyak orang (bahkan makhluk) yang sebenarnya tidak penting samasekali. Oh,aku malu mengungkapnya. Kalian pasti menertawaiku sekarang.

Menjadi perasa, aku semakin merasakan betapa aku membenci diriku sendiri.
Aku benar-benar benci jadi perasa.
•••
K. 2017.
Bonus : foto ucing ngintip

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s